Pengumpan:
Tulisan
Komentar

Hanif Membantu Pemudik

arah

Sebagai komitmen untuk memberi manfaat buat ummat, musim mudik idul fitri kemarin hanif bekerja sama dengan prostreet community labessi memasang tanda arah tujuan pemudik. Tanda yang dimaksudkan untuk memudahkan pengguna jalan menuju ke daerah tujuannya ini dipasang di tugu jam pertigaan labessi. Dengan tanda arah ini, para pengguna jalan tidak perlu repot-repot lagi untuk bertanya pada masyarakat tentang arah tujuannya.

Insyaalloh ke depannya, Hanif akan mencoba senantiasa memberi manfaat buat masyarakat dan ummat.

Assalaamu ‘alaikum..
Afwan buat semua. Baru bisa update blog ini lagi.

Getar edisi 01.08

Yang Utama

Dari Sudut Hati

Sesungguhnya setiap amal disertai dengan niat, dan sesungguhnya orang (dibalas) tergantung apa yang diniatkannya.

(Muttafaq ‘alaih)

Sobat muda, niat dalam pandangan Islam adalah sesuatu yang sangat penting. Hal ini karena niat adalah inti sari sebuah amal dan nilai sebuah amalan tergantung pada apa yang diniatkan. Jadi, amal adalah bentuk dzahir dari niat sehingga nilainya sangat tergantung dari apa yang melandasinya. Dalam hadits lain, Rasulullah Shallallahu ‘alihi wasallam bersabda, “Sesungguhnya Allah tidak melihat kepada bentuk fisik dan harta kalian, akan tetapi Allah melihat kepada hati-hati kalian dan amal-amal kalian.” (Muttafaq ‘alaih)

Lanjut Baca »

Getar edisi 05.07

Yang Utama

 

Jangan Nodai Kasih Sayang

 

Wuihhh, sudah bulan Pebruari lagi. Nggak terasa ya? Loh, memangnya ada apa sih di bulan Pebruari. Kok, kelihatannya heboh banget. Memangnya dah Ramadhan lagi. Hushh, ngaco aja. Ini baru bulan Shafar, bulan kedua Hijriah, Ramadhan itu bulan kesembilan. Lalu apa dong? Masa lupa sih.. Itu tuh, ada ‘Hari Kasih Sayang’ yang sering juga disebut Valentine’s Day. Ooo..

Sobat muda, gak bisa kita pungkiri bahwa keinginan untuk ikut-ikutan memang selalu ada dalam diri manusia, namun perlu dipahami bahwa hal tersebut menjadi tercela dalam Islam—din kita yang mulia ini—apabila orang yang diikuti berbeda dengan kita dari sisi keyakinan dan pemikiran. Apalagi bila mengikuti dalam perkara akidah, ibadah, syi’ar dan kebiasaan. Padahal Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam telah melarang untuk mengikuti tata cara peribadatan selain Islam, sabda beliau, “Barangsiapa meniru suatu kaum, maka ia termasuk dari kaum tersebut.” (HR. At-Tirmidzi).

Lanjut Baca »

Getar edisi 04.07

Duka Palestina, Duka Kita

Sobat muda, tiga pekan terakhir ini, layar-layar TV kita nggak henti-hentinya menayangkan perkembangan terakhir dari sebuah tempat bernama Gaza. Ya, sebuah peristiwa memilukan hati kembali terjadi di Bumi Palestina. Zionis Israel tak henti-hentinya melancarkan serangan ke jalur Gaza. Nggak main-main, serangan mereka dilancarkan dari berbagai arah. Dari udara, laut, dan terakhir, serangan darat dengan tank-tank supernya. Dan tidak lama lagi, menurut pemerintah Israel, mereka juga akan menerjunkan pasukan cadangan untuk memperpanjang aksi pembantaiannya. Mimpi buruk buat saudara kita di sana.

Apa akibat dari itu semua sobat? Penduduk Gaza kini dalam keadaan gelap gulita akibat embargo minyak yang dilakukan Israel. Begitu juga embargo air bersih dan kebutuhan pokok lainnya. Lanjut Baca »

Getar edisi 03.07

Yang Utama

Ramal – ramal Cinta

Saya bisa meramalkan masa depan Anda. Silakan ketik nama dan nomor handphone Anda kirimkan ke no WXYZ.

Kurang lebih begitu sebuah iklan yang ditayangkan di televisi. Ramalan melalui SMS kini sangat marak ditampilkan dan diiklankan di berbagai media. Dengan merogoh kantong sebesar 2000 rupiah per SMS seseorang bisa mengetahui ramalan masa depannya. Tahun depan, bagaimana nasibku ya? Atau sepuluh tahun mendatang apa yang akan terjadi padaku ya? Siapa sih yang jadi jodohku kelak? Bagaimana rezekiku pekan depan? Dan beragam pertanyaan yang terkait dengan masa mendatang biasanya akan menimbulkan tanda tanya dan rasa penasaran. Lanjut Baca »

Getar edisi 02.07

Yang Utama

hidupkan semangat ramadhan selalu

Ramadhan kini telah berlalu, setelah sekian lama kita tungguin, eh, begitu cepat ia berlalu meninggalkan kita. Menyimpan selaksa kerinduan untuk bersamanya lagi. Memang sobat, Ramadhan yang tiap waktunya sangat sayang untuk dilewatkan, rasanya gimanaa.. gitu ketika ia meninggalkan kita. Itulah sobat, kenapa para salaf (pendahulu) kita yang sholeh senantiasa berdo’a agar disampaikan kembali ke Ramadhan berikutnya.

Sobat muda, kondisi yang sering kita jumpai di sekitar kita, nuansa amal shalih yang luar biasa di bulan Ramadhan, tiba-tiba berputar 180 derajat setelah di bulan lain. Bukannya kita mengatakan salah beramal shalih di bulan mulia itu. Tapi, Lanjut Baca »

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.